Hegseth juga mengisyaratkan kemungkinan jangka waktu konflik yang lebih lama daripada yang sebelumnya disampaikan Presiden Donald Trump. Konflik dengan Iran, kata dia, bisa berlangsung 8 minggu, dua kali lipat dari perkiraan yang disampaikan Trump yakni 4 hingga 5 minggu.
Bahkan dokumen Departemen Pertahanan (Pentagon) yang dilaporkan Politico, perang bisa berlangsung hingga 6 bulan atau hingga September.
“Anda bisa mengatakan 4 minggu, tapi bisa 6, bisa 8, bisa 3. Pada akhirnya, kita yang menentukan kecepatan dan tempo. Musuh tidak seimbang, dan kita akan terus membuat mereka tidak seimbang,” ujarnya.
Dia menambahkan, Pentagon terus menambah kekuatan ke Timur Tengah, termasuk jet tempur dan pesawat pengebom.