7 Orang Tewas dalam Demo Tolak Kudeta Myanmar, Indonesia Prihatin

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri (ilustrasi). (Foto: Kemlu.go.id)

Di antara korban tewas, terdapat satu guru perempuan yang meninggal dunia setelah polisi melemparkan granat kejut untuk membubarkan aksi protes yang digelar para guru di kota terbesar Myanmar, Yangon.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak tentara merebut kekuasaan dan menahan pemimpin pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dan sejumlah elite politik lainnya pada 1 Februari lalu. Kelompok militer menuduh telah terjadi kecurangan dalam pemilihan November yang dimenangkan partai Suu Kyi, NLD, secara telak.

Junta militer menjanjikan pemilu baru di Myanmar, tanpa menetapkan jadwal yang pasti.

Kudeta tersebut telah memicu protes massal setiap hari selama hampir empat minggu. Sikap protes itu juga diiringi dengan pemogokan oleh banyak pegawai pemerintah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
13 jam lalu

Polres Cilegon Latihan Penanganan Demo, 19 Siswa Kena Gas Air Mata yang Terbawa Angin

3 hari lalu

Prancis Membara! Latar Belakang Demo Ratusan Ribu Pelajar SMA, Singgung Guru Bolos

3 hari lalu

Demo Ratusan Ribu Siswa SMA Prancis Makin Membara, Sekolah-Sekolah Diliburkan

4 hari lalu

Kapolri Sapa Massa Buruh di Depan DPR, Sebut Pengesahan UU Ketenagakerjaan Kado Terindah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal