75 Tahun Bom Atom Nagasaki: Pengingat Bahaya Senjata Nuklir bagi Kehidupan Manusia

Arif Budiwinarto
Peringatan 75 tahun peristiwa bom atom Nagasaki pada 9 Agustus 2020 di Peace Park (foto: AFP)

Terumi Tanaka, 88, yang merupakan korban selamat saat tragedi bom atom Nagasaki masih ingat semua momen mengerikan tersebut. Saat bom atom meledak, Tanaka masih berusia 13 tahun.

"Saya melihat banyak orang dengan luka terbakar mengerikan dan luka-luka lainnya dievakuasi. Orang-orang yang tewas di sekolah dibawa ke pusat penampungan," kata Tanaka.

Kengerian peristiwa bom atom Hiroshima-Nagasaki jadi pengingat betapa bahaya dan menghancurkannya tenaga nuklir jika dimanfaatkan sebagai senjata perang. Tanaka berharap negara-negara maju di dunia sama-sama mengontrol kepemilikan senjata nuklir mereka.

"Dunia harus mencegah senjata nuklir karena kami tidak pernah menginginkan generasi lebih muda mengalami hal sama," lanjutnya.

"Manusia saat ini memiliki sekitar 13.000 ribu bom nuklir sekarang. Pertanyaannya, apakah orang-orang tidak akan pernah menggunakannya? Anda tidak akan pernah tahu, benar-benar tidak akan pernah tahu," ujarnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan, 350 Pasukan Jepang dan 3 Heli Jumbo Chinook Tiba

7 hari lalu

Heboh! Presiden Putin Putar Pulpen di Meja

7 hari lalu

Asian Games 2026, Prabowo Ingin Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Jepang

13 hari lalu

Tragis! WNI Pekerja Magang di Jepang Tewas Terjepit Mesin Aduk di Pabrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal