8 Polisi dan 2 Tentara Terluka saat Tangani Kerusuhan di Lapas

Ahmad Islamy Jamil
Lima petugas polisi Ekuador tewas dalam serangan sebagai bentuk protes atas pemindahan tahanan. (Foto: Reuters)

Kerusuhan kerap terjadi di penjara Ekuador yang penuh sesak. Karena itu, pemerintah di sana berusaha melakukan relokasi para napi di penjara yang sudah melebihi kapasitas ke berbagai lapas atau penjara di daerah lain. Kebijakan tersebut menuai reaksi dari kelompok teror yang diduga terkait dengan para pelaku kejahatan terorganisasi di negara itu.

Pada Rabu (2/11/2022), Presiden Ekuador Guillermo Lasso membatalkan kunjungannya ke Amerika Serikat dan menyatakan keadaan darurat selama 45 hari di Provinsi Guayas dan Esmeraldas. Presiden mengatakan, pihak berwenang akan melanjutkan rencana untuk memindahkan para pemimpin geng penjara.

Sementara itu, media lokal melaporkan, serangkaian serangan dengan penggunaan alat peledak berlanjut di Ekuador pada Kamis (3/11/2022).

Lembaga penyiaran Zaracay Television melansir, sebuah bom mobil meledak di sebuah pompa bensin di Provinsi Santo Domingo de los Tsachilas. Sementara portal berita Informa EC melaporkan, empat ledakan terjadi di dekat pom bensin dan kantor polisi di Kota Guayaquil. Satu ledakan terjadi di Kota Duran.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nadiem Makarim Ajukan Memori Banding Pekan Ini terkait Vonis 10 Tahun Penjara

57 tahun lalu

19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba

57 tahun lalu

2 Negara Ini Berlakukan Hari Libur Nasional setelah Kalahkan Jerman di Piala Dunia

57 tahun lalu

Menang atas Ekuador di Piala Dunia, Suporter Meksiko Ricuh Tewaskan 4 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal