QUITO, iNews.id – Delapan polisi dan dua tentara terluka saat menggelar operasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Litora, Ekuador, Rabu (3/11/2022). Mereka terluka tatkala kerusuhan pecah di penjara itu.
“Kepolisian Negara (Ekouador) mengerahkan 1.300 petugas, termasuk unit taktis, untuk mendapatkan kembali kendali di blok penjara itu,” ungkap Komandan Polisi Zona 8 Ekuador, Jenderal Victor Zarate Perez, Kamis (4/11/2022) WIB.
Dia menuturkan, saat menggelar operasi pemadaman kerusuhan di penjara itu, pihaknya menghadapi tembakan dan penggunaan alat peledak oleh para narapidana. Akibatnya, delapan polisi dan dua tentara terluka.
Perez mengatakan, setelah operasi berjalan hampir sehari penuh pascakerusuhan, penjara itu akhirnya dikuasai polisi. Media lokal pada Kamis ini melaporkan, dua tahanan tewas dan delapan lainnya terluka dalam insiden itu.
Sejak Selasa (1/11/2022) lalu, setidaknya ada 24 serangan dengan menggunakan senjata dan alat peledak menyasar kantor polisi, mobil polisi, dan SPBU di kota-kota Ekuador. Beberapa kota itu adalah Guayaquil, Esmeraldas, dan Santo Domingo. Lima polisi tewas, dan delapan lainnya terluka dalam berbagai serangan itu.