8.300 Pekerja Teknologi Tinggi Israel Kabur ke Luar Negeri gegara Perang di Gaza

Anton Suhartono
Sekitar 8.300 pekerja di bidang teknologi tinggi meninggalkan Israel sejak perang pecah di Gaza (Foto: Reuters)

"Laporan ketenagakerjaan teknologi tinggi menekankan perlunya investasi berkelanjutan yang terfokus pada industri tersebut, yang merupakan mesin pertumbuhan utama ekonomi Israel," kata Dror Bin, CEO Otoritas Inovasi Israel, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (9/4/2025)

Dia menyerukan untuk mengambil langkah-langkah politik guna membawa kembali para pegawai teknologi ke Israel.

Laporan media sebelumnya menunjukkan banyak warga Israel meninggalkan negara mereka akibat perang di Gaza serta dampaknya terhadap ekonomi dan keamanan.

Sebelumnya, Henley & Partners, kantor firma di bidang layanan imigrasi yang berbasis di Inggris, mengungkap 1.700 jutawan Israel meninggalkan negara mereka juga akibat perang di Gaza. Mereka kabur karena ketidakpastian ekonomi akibat perang.

Laporan tersebut tidak menyebutkan secara rinci alasan kepergian mereka. Namun berbagai media Israel sebelumnya melaporkan banyak warga meninggalkan negara mereka untuk menghindari dampak buruk atas bisnis mereka.

Tahun lalu, lembaga pemeringkat global Ftich menurunkan skor kredit Israel dari A+ menjadi A.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

9 jam lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

10 jam lalu

Kolombia Makin Akrab dengan Israel, Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

1 hari lalu

Amunisi Dikira Mainan Meledak, Pelajar Israel Tewas dan Belasan Lainnya Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal