84 Anak dari Perempuan Anggota ISIS di Irak Dipulangkan ke Tajikistan

Nathania Riris Michico
Puluhan anak-anak dari perempuan yang dipenjara di Irak karena bergabung dengan ISIS dikembalikan ke anggota keluarga di Tajikistan. (FOTO: doc. Radio Free Europe)

Kelompok Negara Islam (ISIS) merebut wilayah besar Irak dalam serangan pada 2014, sebelum pemerintah Irak mengusir para jihadis dari pusat-pusat kota dan akhirnya menyatakan kemenangan pada Desember 2017.

Jatuhnya kekhalifahan ISIS di Irak dan Suriah membuat banyak negara kini harus bergulat dengan para jihadis atau kerabat mereka yang ingin kembali.

Pihak berwenang Tajikistan menyatakan, lebih dari 1.000 warga meninggalkan negara itu untuk bertempur di pihak kelompok-kelompok militan di Irak dan Suriah setelah 2011.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Militer AS dan Sekutu Gempur Suriah Lagi, Incar 35 Target ISIS

Internasional
24 hari lalu

Kaleidoskop 2025: Daftar Negara yang Diserang Israel Sepanjang Tahun Ini

Internasional
26 hari lalu

Nah! Warga Nigeria Sebut Serangan AS Salah Sasaran, bukan Ngebom Lokasi ISIS

Internasional
26 hari lalu

Bom Meledak di Masjid saat Salat Jumat, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal