84 Anak dari Perempuan Anggota ISIS di Irak Dipulangkan ke Tajikistan

Nathania Riris Michico
Puluhan anak-anak dari perempuan yang dipenjara di Irak karena bergabung dengan ISIS dikembalikan ke anggota keluarga di Tajikistan. (FOTO: doc. Radio Free Europe)

Kelompok Negara Islam (ISIS) merebut wilayah besar Irak dalam serangan pada 2014, sebelum pemerintah Irak mengusir para jihadis dari pusat-pusat kota dan akhirnya menyatakan kemenangan pada Desember 2017.

Jatuhnya kekhalifahan ISIS di Irak dan Suriah membuat banyak negara kini harus bergulat dengan para jihadis atau kerabat mereka yang ingin kembali.

Pihak berwenang Tajikistan menyatakan, lebih dari 1.000 warga meninggalkan negara itu untuk bertempur di pihak kelompok-kelompok militan di Irak dan Suriah setelah 2011.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
27 hari lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

28 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

31 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

1 bulan lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal