8.500 Tentara AS Siaga Tinggi, Kemungkinan Bakal Dikirim ke Eropa terkait Krisis Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Tentara AS tengah bertugas di Provinsi Kirkuk, Irak. (Foto: Reuters)

“Kami akan selalu menanggapi setiap kerusakan lingkungan keamanan kami, termasuk melalui penguatan pertahanan kolektif kami,” ujarnya.

Rusia membantah tudingan yang menyebutnya sedang merencanakan invasi terhadap Ukraina. Menurut Moskow, tuduhan Barat hanyalah kedok provokasi yang direncanakan NATO sendiri. 

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, justri NATO dan AS-lah yang berada di balik meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, bukan Rusia.

“Semua ini terjadi bukan karena apa yang kami, Rusia, lakukan. Ini terjadi karena apa yang NATO dan AS lakukan,” kata Peskov kepada wartawan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas 50 Hilang

2 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

3 hari lalu

Imigrasi Denpasar Tangkap 3 WNA Terlibat Prostitusi, Tarif hingga Rp13,7 Juta

4 hari lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal