Menurut laporan Reuters, pemilihan seluruh anggota DPR dilakukan setiap 2 tahun karena masa jabatan mereka hanya berlangsung selama periode tersebut.
Berbeda dengan DPR, anggota Senat AS memiliki masa jabatan 6 tahun. Karena itu, pemilihan senator dilakukan secara bergiliran, sekitar sepertiga dari keseluruhan anggota setiap 2 tahun.
Dari 35 kursi Senat yang diperebutkan pada 2026, sebanyak 33 merupakan pemilihan reguler, sedangkan dua lainnya pemilihan khusus.
Pemilu paruh waktu berlangsung di tengah masa jabatan presiden yang berlangsung selama 4 tahun. Karena itu, pemilu kali ini tidak menentukan siapa yang menjadi presiden AS.
Namun, hasilnya sangat berpengaruh terhadap kekuatan politik presiden dalam menjalankan pemerintahan.