Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Penyadapan Mencuat, Prabowo Pernah Ingatkan Menteri Tak Telepon Hal Rawan: Banyak Telinga Ingin Dengar
Advertisement . Scroll to see content

PDIP Buka Suara soal Penyadapan Presiden, Hasto: Ancaman Serius bagi Demokrasi

Rabu, 04 November 2026 - 09:49:00 WIB
PDIP Buka Suara soal Penyadapan Presiden, Hasto: Ancaman Serius bagi Demokrasi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo mengancam HAM dan supremasi hukum karenanya harus diusut tuntas. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – PDI Perjuangan (PDIP) menilai praktik penyadapan ilegal merupakan ancaman serius terhadap hak asasi manusia (HAM), hak demokratis warga negara, dan supremasi hukum. Kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan dua jenderal polisi lainnya dinilai harus diusut secara menyeluruh.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, penyadapan ilegal yang disertai penghapusan data elektronik serta akses tanpa hak terhadap sistem elektronik bukan sekadar bentuk penyalahgunaan wewenang.

Menurutnya, tindakan tersebut juga merupakan pelanggaran HAM dan ancaman terhadap sistem hukum nasional.

“Penyadapan secara ilegal yang disertai penghapusan data elektronik hingga akses ilegal bukan hanya bentuk penyalahgunaan kewenangan. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap HAM, hak-hak demokratis warga negara, sekaligus perlawanan terhadap sistem hukum nasional,” kata Hasto dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

Hasto mengapresiasi keberanian jajaran internal Polri yang mengungkap dan melaporkan dugaan praktik penyadapan ilegal tersebut. PDIP juga mendorong agar kasus ini dibongkar secara menyeluruh sehingga menjadi momentum untuk memperkuat integritas institusi kepolisian sekaligus memulihkan kepercayaan publik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut