9 Perusahaan di Jepang Dikirim Surat Diduga Mengandung Bubuk Sianida

Anton Suhartono
Ilustrasi (Foto: AFP)

Polisi sedang menyelidiki kasus ini sebagai upaya pemerasan.

Asahara, bernama asli Chizuo Matsumoto, dieksekusi pada Juli 2018 bersama 12 mantan anggota sekte pemujaan tersebut setelah dinyatakan bersalah dalam berbagai kasus pembunuhan, termasuk serangan gas sarin mematikan pada 1995 di stasiun kereta bawah tanah Tokyo.

Kasus ini menyusul kejadian serupa tahun lalu, di mana beberapa perusahaan farmasi di Tokyo dan Osaka menerima surat ancaman yang sama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Viral, Mantan PM Jepang Yoshihiko Noda Bagikan Selebaran Sendirian di Stasiun

4 hari lalu

Ini Rahasia Jepang Punya 100.000 Lebih Penduduk Berusia 100 Tahun ke Atas

4 hari lalu

Asian Games Kacau: Banyak Atlet Telantar di Bandara hingga Lagu Kebangsaan Salah

6 hari lalu

Rekor! Jepang Miliki 100.000 Lebih Warga Berusia 100 Tahun ke Atas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal