915 Perempuan Hilang Selama Lockdown, Ombudsman: Jumlahnya Mengkhawatirkan

Antara
Ilustrasi orang hilang. (Foto: Istimewa)

“Dalam beberapa kasus, pelaku (kekerasan atau pembunuhan) justru adalah orang yang melaporkan korban hilang,” ucap Ortiz menjelaskan.

Menurut Ortiz, di wilayah Amerika Latin dan Karibia, jum;ah kasus pembunuhan perempuan serta kekerasan terhadap perempuan memang tinggi karena kultur kejantanan (macho culture) dan norma sosial yang mengatur peran perempuan.

“Kekerasan terhadap perempuan terjadi karena banyak pola patriarki yang berlaku di masyarakat. Banyak sekali stereotip tentang peran perempuan yang mengatur perilaku semestinya, dan ketika tidak sesuai, maka kekerasan digunakan terhadap mereka,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Menko Yusril Buka Suara soal Penjual Es Kue Jadul yang Dituding Aparat Pakai Spons 

Nasional
9 hari lalu

Kronologi Lengkap Selebgram Aprillya Nabilla Dipukuli sampai Biru-Biru hingga Diancam Dibunuh!

Nasional
13 hari lalu

Polisi Ungkap Kondisi Jenazah Lula Lahfah saat Ditemukan: Tidak Ada Tanda Penganiayaan

Megapolitan
23 hari lalu

Polisi Ungkap Peran Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal