915 Perempuan Hilang Selama Lockdown, Ombudsman: Jumlahnya Mengkhawatirkan

Antara
Ilustrasi orang hilang. (Foto: Istimewa)

“Dalam beberapa kasus, pelaku (kekerasan atau pembunuhan) justru adalah orang yang melaporkan korban hilang,” ucap Ortiz menjelaskan.

Menurut Ortiz, di wilayah Amerika Latin dan Karibia, jum;ah kasus pembunuhan perempuan serta kekerasan terhadap perempuan memang tinggi karena kultur kejantanan (macho culture) dan norma sosial yang mengatur peran perempuan.

“Kekerasan terhadap perempuan terjadi karena banyak pola patriarki yang berlaku di masyarakat. Banyak sekali stereotip tentang peran perempuan yang mengatur perilaku semestinya, dan ketika tidak sesuai, maka kekerasan digunakan terhadap mereka,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
20 hari lalu

Buron Pembunuhan di Surabaya Kabur ke Malaysia usai Dua Hari Kejadian

20 hari lalu

Buronan Pembunuhan di Surabaya Ditangkap di Malaysia, Sempat Kabur lewat Jalur Laut

22 hari lalu

Pria Bernama Hitler Mussolini Menang Pemilihan Wali Kota di Peru

23 hari lalu

Penampakan 2 Pembunuh Perempuan yang Tangan-Kakinya Terikat di Pinang Ranti Jaktim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal