Abaikan Sanksi AS, Rusia Tetap Lanjutkan Kerja Sama Militer dengan Iran

Anton Suhartono
Sergei Lavrov (kanan) bertemu dengan Javad Zarif di Moskow membahas kelanjutan kerja sama pasca-pencabutan embargo senjata PBB (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengabaikan ancaman sanksi Amerika Serikat terkait rencana kerja sama militer dengan Iran pasca-pencabutan embargo senjata PBB pada 18 Oktober mendatang.

Embargo senjata PBB atas Iran akan berakhir pada 18 Oktober setelah upaya AS untuk memperpanjangnya gagal dalam voting di Dewan Keamanan PBB pada Agustus lalu.

Namun AS secara sepihak menyatakan, sanksi PBB terhadap Iran yang pernah dan akan dicabut, termasuk embargo senjata, berlaku kembali. Oleh karena itu AS mengancam negara-negara yang bekerja sama dengan Iran akan merasakan akibatnya, yakni ikut terkena sanksi.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam pertemuan dengan mitranya dari Iran Javad Zarif di Moskow mengatakan, negaranya akan melanjutkan kerja sama persenjataan. Dia menegaskan, klaim AS bahwa sanksi terhadap Iran berlaku kembali adalah ilegal.

"Rusia sama sekali tidak akan membangun kebijakan di atas keputusan ilegal serta tak memiliki kekuatan hukum," kata Lavrov.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku sampai 26 April?

Internasional
11 jam lalu

Menteri Angkatan Laut AS John C Phelan Dipecat, Ada Apa?

Internasional
12 jam lalu

Lupakan Perang Ukraina, AS Undang Putin ke KTT G20 di Miami

Internasional
15 jam lalu

Militer Israel Pasang Spanduk 'Rising Lion' di Rumah Sakit Indonesia Gaza, Kemlu RI: Provokatif!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal