Abu Bakar Ba'asyir Akan Bebas, Ini Kata Perdana Menteri Australia

Anton Suhartono
Abu Bakar Ba'asyir (tengah) di LP Gunung Sindur, Bogor (Foto: Antara)

Ba'asyir akan menghirup udara bebas setelah 9 tahun menjalani hukuman. Dia sempat ditahan di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, namun dipindah ke LP Gunung Sindur, Bogor, dengan alasan kesehatan. Yusril Ihza Mahendra mengatakan, Ba'asyir mendapat tiga kali remisi dan berhak atas bebas bersyarat.

Lantas bagaimana tanggapan Australia atas pembebasan Ba'asyir?

Perdana Menteri Scott Morrison juga menyampaikan keberatan soal pembebasan Ba'asyir. Morrison mengatakan sudah berbincangan dengan Pemerintah Indonesia soal ini dan menyampaikan sikap tersebut.

"Posisi Australia tentang masalah ini tidak berubah. Kami selalu menyatakan keberatan paling dalam dan kami akan terus bekerja sama dengan Indonesia dalam masalah ini. Kami adalah mitra untuk melawan terorisme dan ekstremisme agama dan kami akan terus melakukan itu," kata Morrison, seperti dikutip dari Sydney Morning Herald, Sabtu (19/1/2019).

Jan Laczynski, pria asal Melbourne, yang kehilangan lima temannya saat Bom Bali I, mengatakan, Jokowi harus mempertimbangkan kembali keputusannya.

"Semua orang di seluruh dunia masih menderita karena pengeboman ini," kata Laczynski.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

18 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

30 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal