Akhirnya Swedia Larang Aksi Pembakaran Alquran, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Swedia akhirnya melarang aksi pembakaran Alquran untuk mengantisipasi serangan teror (Foto: Reuters)

STOCKHOLM, iNews.id - KepolisianSwedia kembali menolak izin aksi pembakaran Alquran yang sedianya digelar Jumat (17/2/2023). Ini merupakan pekan kedua kepolisian negara Nordik itu tak memberikan izin untuk aksi yang mengundang kemarahan umat Islam seluruh dunia tersebut.

Pekan ini saja kepolisian Swedia tak mengizinkan dua aksi pembakaran Alquran yang seharusnya digelar di depan Kedutaan Besar Irak. Pemohon untuk aksi itu disebutkan seorang pria yang juga berasal dari Irak, namun identitasnya tak disebutkan.

Pekan lalu, kepolisian juga mengeluarkan larangan serupa untuk aksi di depan Kedubes Turki yang diajukan politikus ekstrem kanan anti-Islam, Rasmus Paludan.

Keputusan untuk melarang aksi pembakaran Alquran diambil untuk menngantisipasi serangan balasan oleh kelompok teroris. Meningkatnya aksi pembakaran Alquran dianggap sebagai ancaman bagi masyarakat serta kepentingan nasional Swedia di tengah reaksi keras dari seluruh dunia.

Meski demikian kepolisian Swedia sejauh ini belum melihat adanya gangguan serius terkait aksi-aksi tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Roy Suryo Beberkan Detik-Detik Penggeledahan dan Penangkapan oleh Polisi di Rumahnya

57 tahun lalu

Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Perdana di PN Jaksel Besok

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal