Perempuan di Phoenix AS Cekik 3 Anaknya hingga Tewas, Motifnya karena Ekonomi

Anton Suhartono
Rachel Henry (Foto: kepolisian Phoenix)

Setelah itu, keluarga Rachel pindah ke Phoenix, Arizona, pada Juni.

"Rachel menempatkan semua jenazah anaknya di sofa ruang tamu seolah-olah mereka sedang tidur siang," demikian keterangan penyelidik di pengadilan.

Namun pihak berwenang memastikan Rachel tidak dalam kondisi terpengaruh obat terlarang atau alkohol saat membunuh.

Kasus ini terungkap setelah seorang kerabat yang tinggal seatap dengan Rachel menghubungi polisi pada Senin (20/1/2020). Namun dokumen pengadilan tak menyebutkan apakah kerabat itu ada saat pembunuhan terjadi atau tidak.

Sementara itu dalam persidangan Rachel berbicara dengan suara lirih saat ditanya hakim.

"Saya tidak tahu bagaimana bisa mendapatkan uang," kata Rachel, menunjukkan bahwa dia tidak punya pekerjaan untuk mendukung kehidupan putra-putrinya.

Pengakuan ini menjadi dasar petugas bahwa salah satu motif pembunuhan yang dilakukan Rachel adalah tekanan ekonomi.

Dia didakwa dengan tuduhan pembunuhan tingkat pertama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal