Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

Anton Suhartono
Rusia memburu pendiri Telegram, Pavel Durov, memasukkannya dalam daftar buronan internasional (Grafis: iNews.id/AI)

Selain memburu Durov, otoritas keamanan Rusia juga meningkatkan penindakan terhadap aktivitas yang disebut terkait dengan Ukraina di Telegram. Sepanjang Juli, aparat menangkap 46 warga Rusia di 16 wilayah yang diduga terlibat melalui layanan kencan Telegram bernama "Leomatch".

FSB menuduh para agen dinas rahasia Ukraina memanfaatkan layanan tersebut dengan menyamar sebagai perempuan untuk mendekati pemuda Rusia melalui hubungan romantis di dunia maya.

Menurut FSB, para agen kemudian mengirimkan geolokasi lokasi pertemuan, yang umumnya berada di pusat perbelanjaan atau di dekat fasilitas penting. Sebagai imbalannya, target dijanjikan tiket bioskop, konser, atau hadiah melalui tautan phishing.

Rusia menuduh sebagian dari mereka kemudian diarahkan untuk melakukan aksi kriminal, termasuk menyerang petugas penegak hukum dan membakar berbagai objek atas instruksi dinas rahasia Ukraina. Namun, tuduhan tersebut merupakan klaim dari pihak FSB sebagaimana disampaikan dalam pernyataannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rusia Dituduh Dalangi Demo Rusuh di Eropa, Putin: Mereka Cari Kambing Hitam!

3 hari lalu

Bule Rusia Ngamuk Usai Kecelakaan, Motor Sewaan Dibuang ke Parit di Bali

3 hari lalu

Putin Kaget Rusia Dituduh Dalangi Demonstrasi Rusuh di Banyak Negara Eropa

11 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal