Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

Anton Suhartono
Rusia memburu pendiri Telegram, Pavel Durov, memasukkannya dalam daftar buronan internasional (Grafis: iNews.id/AI)

MOSKOW, iNews.id - Rusia memburu pendiri Telegram, Pavel Durov, dengan memasukkannya dalam daftar buronan internasional. Badan intelijen Rusia FSB menuduh Durov membantu aktivitas Ukraina dengan membiarkan platform Telegram digunakan untuk mendukung aksi sabotase, terorisme, hingga penipuan siber.

Menurut FSB, Telegram menolak menghapus unggahan dan akun yang terkait dengan Ukraina. Rusia menilai kebijakan tersebut membuat platform itu dimanfaatkan dinas intelijen Ukraina untuk menjalankan berbagai operasi yang mengancam keamanan Rusia.

Dalam pernyataannya, FSB menyebut dinas intelijen Ukraina menggunakan Telegram untuk mempersiapkan aksi sabotase dan terorisme di wilayah Rusia, termasuk pembunuhan massal serta penipuan siber yang menimbulkan banyak korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.

FSB juga mengklaim aktivitas tersebut menyebabkan kerugian materiil hingga miliaran dolar AS.

"Kepala administrasi Telegram, P Durov, telah didakwa sebagai bagian dari kasus pidana yang sedang berlangsung, atas dasar kejahatan berdasarkan Bab 1.1 Pasal 205.1 (bantuan terhadap aktivitas terorisme) dari KUHP Rusia, dia telah dimasukkan dalam daftar buronan internasional," demikian pernyataan FSB, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (29/7/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Rusia Dituduh Dalangi Demo Rusuh di Eropa, Putin: Mereka Cari Kambing Hitam!

3 hari lalu

Bule Rusia Ngamuk Usai Kecelakaan, Motor Sewaan Dibuang ke Parit di Bali

3 hari lalu

Putin Kaget Rusia Dituduh Dalangi Demonstrasi Rusuh di Banyak Negara Eropa

10 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal