Aliansi Kelompok Etnis Myanmar Mulai Angkat Senjata Lawan Junta Militer, 10 Polisi Tewas

Anton Suhartono
Aliansi kelompok etnis Myanmar mulai melawan pemerintahan junta militer dengan menyerang kantor polisi (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id - Aliansi kelompok etnisMyanmar mulai mengangkat senjata melawan pemerintahan junta militer terkait kudeta militer. Serangan terhadap kantor polisi, Sabtu (10/4/2021), menewaskan sedikitnya 10 petugas.

Media lokal melaporkan, kantor polisi yang diserang berada di Naungmon, Negara Bagian Shan. 

Serangan berlangsung pada pagi buta oleh pejuang dari aliansi yang mencakup Tentara Arakan (AA), Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA), dan Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDA).

Shan News melaporkan, sedikitnya 10 polisi tewas, namun media lain, Shwe Phee Myay, menyebutkan jumlah korban tewas 14 personel.

Sejauh ini belum ada komentar dari pemerintahan junta militer soal serangan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
25 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

26 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

26 hari lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

26 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal