Amerika Akan Uji Coba Senjata Nuklir di Bawah Tanah, Ledakan Skala Kecil

Anton Suhartono
Amerika Serikat akan melakukan uji coba senjata nuklir lagi, namun bukan dalam skala besar seperti pada masa Perang Dingin (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) akan melakukan uji coba senjata nuklir lagi, namun bukan dalam skala besar seperti pada masa Perang Dingin. Uji coba kali ini akan dilakukan dalam bentuk ledakan kecil dan terkendali, kemungkinan besar di bawah tanah, demi menjaga keamanan dan meminimalkan dampak lingkungan.

Keputusan ini diumumkan menyusul perintah langsung dari Presiden Donald Trump untuk melanjutkan program uji coba senjata pemusnah massal tersebut. Pemerintah menilai langkah ini perlu dilakukan guna memastikan kesiapan sistem persenjataan nuklir AS di tengah meningkatnya ketegangan global.

Uji Coba Terkendali Tanpa Awan Jamur

Senator AS dari Partai Republik Tom Cotton mengatakan, publik tidak perlu khawatir akan munculnya ledakan besar atau awan jamur seperti yang identik dengan uji coba nuklir masa lalu.

“Kita tidak sedang membicarakan peledakan skala besar dengan awan jamur di gurun atau di Pasifik Selatan. Kita sedang membicarakan peledakan sangat kecil, terkendali, dan mungkin terjadi di bawah tanah,” ujar Cotton kepada Fox News, dikutip Jumat (31/10/2025).

Cotton menambahkan, tujuan utama pengujian ini adalah untuk mengevaluasi keandalan sistem nuklir AS, bukan untuk unjuk kekuatan atau menimbulkan ketegangan baru dengan negara lain.

Militer Pastikan Sistem Nuklir Siap Digunakan

Dalam sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, Wakil Laksamana Angkatan Laut Richard Correll juga menegaskan kesiapan sistem pertahanan nuklir negaranya. Ia menjelaskan bahwa setiap komponen senjata nuklir AS telah melalui pengujian berlapis untuk memastikan dapat berfungsi dengan baik saat dibutuhkan.

“Kami memiliki program pengujian yang ketat terhadap kemampuan nuklir, dan itu dilakukan oleh, dengan, dan melalui angkatan bersenjata,” kata Correll.

Correll, yang tengah mengikuti uji kelayakan untuk posisi komandan Komando Strategis AS (STRATCOM), menyatakan keyakinannya bahwa sistem nuklir AS “akan berfungsi jika diperlukan.”

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Aktivis Pro Palestina: Perang Kemungkinan Berakhir, Ancaman Iran Bikin AS Ketar-ketir!

Buletin
8 jam lalu

Angkatan Laut AS Siap Kawal Kapal Tanker yang Melintasi Selat Hormuz, Iran Ancam Jadikan Target Serangan

Internasional
8 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
9 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal