Amerika Kecam Netanyahu karena Bunuh Komandan Hamas saat Gencatan Senjata

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump menegur Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait pembunuhan Wakil Komandan Brigade Izzuddin Al Qassam (Foto: AP)

Pemerintahan Trump telah memperingatkan bahwa Netanyahu bebas mencoreng reputasinya dengan terus-menerus melanggar perjanjian gencatan senjata. Namun di sisi lain tindakannya itu bisa merusak nama presiden AS.

Seorang pejabat Israel mengonfirmasi kekecewaan pemerintahan Trump terhadap Netanyahu. Namun dia juga memberikan seribu alasan bahwa serangan terhadap Hamas merupakan pembalasan, dalih yang telah diketahui kebohongannya.

Pejabat Israel itu juga mengatakan beberapa negara Arab-lah yang tidak senang dengan serangan tersebut, bukan Amerika. 

Kesepakatan gencatan senjata antara Israel-Hamas, bagian dari 20 poin rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Trump, berlaku sejak 10 Oktober lalu. Namun sejak itu pasukan Israel terus membunuh warga Gaza.

Pada 17 November, Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi yang mendukung rencana komprehensif Trump untuk menyelesaikan konflik di Gaza. Sebanyak 13 dari 15 anggota Dewan memberikan suara mendukung resolusi tersebut, sementara dua anggota, Rusia dan China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!

57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Batalkan Gencatan Senjata, Ini Tanggapan Keras Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal