Amerika Kecam Netanyahu karena Bunuh Komandan Hamas saat Gencatan Senjata

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump menegur Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait pembunuhan Wakil Komandan Brigade Izzuddin Al Qassam (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegur Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait pembunuhan Wakil Komandan Brigade Izzuddin Al Qassam, Raed Saad. Israel melancarkan serangan pada Sabtu pekan lalu, pada saat Israel seharusnya menerapkan gencatan senjata.

Portal berita Axios, mengutip dua sumber pejabat Gedung Putih, melaporkan pemerintahan Trump tidak suka dengan pelanggaran yang terus menerus dilakukan Netanyahu dan militer Israel.

Saad merupakan salah satu dari empat anggota sayap militer Hamas tersebut yang tewas dalam serangan itu.

Pemerintahan Trump mengecam keras Netanyahu karena telah membunuh Saad, dengan alasan bahwa serangan dan kematiannya merupakan pelanggaran gencatan senjata.

Menurut salah satu sunber, insiden tersebut terjadi saat Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio; utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff; dan menantu Trump, Jared Kushner, semakin kesal terhadap perilaku Netanyahu pasca-gencatan senjata di Gaza.

Pemerintahan Trump telah memperingatkan bahwa Netanyahu bebas mencoreng reputasinya dengan terus-menerus melanggar perjanjian gencatan senjata. Namun di sisi lain tindakannya itu bisa merusak nama presiden AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
4 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
5 jam lalu

Trump Dukung PM Jepang Takaichi Jelang Pemilu: Pemimpin yang Teguh!

Internasional
7 jam lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
8 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal