Amerika Sebut Teknologi Senjata yang Dipamerkan China di Parade Militer Hasil Curian

Anton Suhartono
Amerika menuding senjata yang dipamerkan China dalam parade militer Victory Day Rabu (3/9) menggunakan teknologi curian dari Pentagon (Foto: Xinhua via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menuding senjata-senjata yang dipamerkan China dalam parade militer Victory Day pada Rabu (3/9/2025) menggunakan teknologi curian dari negaranya. Militer China menunjukkan senjata-senjata tercanggihnya dalam parade militer memperingati 80 tahun kemenangan atas agresi Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II yang juga dihadiri 26 kepala negara dan pemerintahan itu.

Penasihat Perdagangan Gedung Putih Peter Navarro mengklaim, sistem persenjataan yang dipamerkan China tersebut menggunakan teknologi yang dicuri dari Departemen Pertahanan AS (Pentagon).

Dia bahkan menggunakan istilah sarkasme terhadap China untuk menggambarkan pencurian tersebut.

"Tak ada bandingannya dengan melihat semua sistem persenjataan yang dicuri bandit siber serta mata-mata Komunis China dari Pentagon dipamerkan kepada dunia. Gipsi, gelandangan, dan pencuri," kata Navarro, di media sosial X.

Dia melengkapi unggahannya dengan tautan ke sebuah artikel parade militer di yang berlangsung di Ibu Kota Beijing tersebut.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengaku telah menyaksikan parade itu dan menggambarkannya sebagai upacara yang bagus dan sangat mengesankan. 

Sebelum itu dia mengungkapkan keterkejutannya bahwa Presiden Xi Jinping tidak menyebut Amerika Serikat (AS) dalam pidatonya saat membuka parade. Padahal Trump sudah mengungkit peran AS dalam kemenangan China atas Jepang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
56 menit lalu

Perang AS-Iran Masuki 6 Bulan, Trump Tak Ingin Terburu-buru Mulai Perundingan Lagi

4 jam lalu

Kim Jong Un Tiba-Tiba Pecat Menhan Korea Utara, Kenapa?

4 jam lalu

Badan Intelijen Israel Evakuasi Anak Netanyahu dari AS, Takut Dibunuh Iran

5 jam lalu

Terungkap! Intelijen AS Sudah Peringatkan Trump Sebelum Serang Iran, Bunuh Khamenei Berbahaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal