Amerika Serikat Murka, Tuding Rusia Uji Coba Senjata Antisatelit di Luar Angkasa

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi satelit. (Foto: Pixabay)

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, satelit itu dimaksudkan untuk memantau kondisi satelit-satelit Rusia lainnya. Akan tetapi, surat kabar milik pemerintah setempat, Rossiyskaya Gazeta, malah melaporkan bahwa satelit Cosmos-2543 bahkan memiliki kemampuan untuk mendapatkan informasi dari “satelit milik orang lain”.

“Ini adalah bukti lebih lanjut dari upaya berkelanjutan Rusia untuk mengembangkan dan menguji sistem berbasis luar angkasa, dan konsisten dengan doktrin militer Kremlin yang diterbitkan untuk menggunakan senjata yang menempatkan aset-aset antariksa AS dan Sekutu dalam bahaya,” kata Komandan Antariksa AS, Jenderal Jay Raymond, dalam sebuah pernyataan.

Ini adalah contoh terbaru dari satelit Rusia yang berperilaku "tidak konsisten dengan misi mereka," tambah pernyataan Komando Antariksa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
8 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
8 jam lalu

AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini

Internasional
12 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal