Amerika Serikat Sita Pesawat Kepresidenan Venezuela Nicolas Maduro

Anton Suhartono
Pemerintah AS menyita pesawat kepresidenan Venezuela Nicolas Maduro yang diparkir di San Domingo, Republik Dominika (Foto: AP)

Lopez mengatakan kepada Rubio, berkat kepemimpinan di Kedutaan Besar AS, dirinya mendapat uang untuk memperbaiki pesawat kedua kemudian melakukan penyitaan. Pesawat itu akan dibawa ke Miami dalam beberapa bulan mendatang.

"Secara kolektif, kedua pesawat itu memberi kita harta karun intelijen," kata Lopez, merujuk pada daftar semua anggota Angkatan Udara Venezuela dan informasi identitas pribadi, tanda terima, serta manifes penerbangan, seperti dikutip dari CNN, Jumat (7/2/2025).

Hal lain yang berharga, lanjut dia, transponder yang memungkinkan mereka memperoleh informasi yang diblokir oleh pilot dalam penerbangan.

Venezuela membeli pesawat itu pada 2017, atas nama perusahaan minyak pemerintah Venezuela PDVSA, dari AS. 

Setelah AS menjatuhkan sanksi kepada PDVSA, pesawat itu tetap diperbaiki dan dirawat menggunakan suku cadang dari AS. Penggunaan suku cadang dari AS melanggar undang-undang kendali ekspor dan sanksi AS.

Sejauh ini belum ada komentar dari pemerinatah Venezuela.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Purbaya soal Tarif Trump 10 Persen: Bagus, tapi Persaingan Sama Saja

13 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel

14 jam lalu

Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS

15 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Baru 10-12,5% untuk 89 Negara, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal