Anggota Gangster Ngamuk di Pemukiman, Warga Sipil Ditembaki Pakai Senapan Otomotis

Arif Budiwinarto
Polisi Meksiko berpatroli di lokasi penembakan oleh anggota gengster di Meksiko. (foto: New York Post)

Pihak berwenang di Cuernavaca mengatakan mereka akan meminta pemerintah untuk mengirim lebih banyak pasukan Garda Nasional menyusul serangan terbaru itu, dikutip dari AFP, Kamis (3/9/2020). 

Meksiko dilanda gelombang kekerasan sejak pemerintah tentaranya untuk melawan kartel narkoba yang menguta pada tahun 2006.

Sejak itu, lebih dari 290.000 orang telah terbunuh, termasuk rekor 34.582 tahun lalu, menurut angka resmi yang tidak merinci berapa banyak kasus yang terkait dengan kejahatan terorganisir.

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador mengakui dalam pidato kenegaraan, Selasa (2/9/2020), bahwa pembunuhan dan pemerasan oleh geng kejahatan terorganisir telah meningkat sejak dia menjabat pada Desember 2018.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
23 hari lalu

Balas Trump, Presiden Meksiko: Susah Bertetangga dengan Negara yang Pengguna Narkobanya Banyak

1 bulan lalu

Trump Klaim Sebagian Besar Amerika Utara termasuk Kanada dan Meksiko bagian dari AS

2 bulan lalu

Tragis! TikToker Terkenal Ditembak Mati saat Livestreaming

3 bulan lalu

Gempa Besar M7,3 Guncang Meksiko, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal