Anggota Parlemen Prancis Tuduh Azerbaijan Pakai Senjata Terlarang Saat Perang dengan Armenia

Arif Budiwinarto
Anggota parlemen Prancis menyuarakan agar digelar penyelidikan internasional mengenai dugaan Azerbaijan memakai senjata terlarang saat perang dengan Armenia. (foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Anggota Parlemen Prancis, Guillaume Gontard, mengemukakan gagasan penyelidikan internasional mengenai dugaan penggunaan senjata terlarang oleh militer Azerbaijan saat berperang dengan Armenia di Nagorno-Karabakh.

Pernyataan tersebut diungkapkan Gontard dalam sebuah acara diskusi di Paris, Rabu (25/11/2020) kemarin. Dia menyoroti manuver Azerbaijan memanfaatkan dukungan Turki--baik pasukan maupun peralatan--sepanjang berlangsungnya perang Nagorno-Karabakh.

Akan tetapi, Gontard tidak menyebut secara terperinci senjata terlarang apa yang digunakan Azerbaijan selama membombardir pasukan Armenia.

Saat pertempuran di Nagorno-Karabakh yang meletus pada 27 September, Azerbaijan dengan bantuan dari Turki disebut mampu melumpuhkan armada tempur pasukan Armenia yang didukung tentara pemberontak Pasukan Pertahanan Artsakh.

Pernyataan Gontard berseberangan dengan Amnesty International yang menyebut pasukan Armenia menggunakan senjata terlarang--bom fosfor serta munisi tandan--untuk menyerang militer Azerbaijan.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Erdogan Masih Bisa Maju Pilpres Turki Lagi pada 2028

4 hari lalu

Duh! Pilot-Kopilot Mabuk, Pesawat Jet Pribadi Tergelincir hingga Terbakar

5 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

5 hari lalu

Istanbul Jadi Inspirasi Baru Modest Fashion, dari Ornamen Ottoman hingga Arsitektur Kota

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal