Anggota Pasukan Elite AS Navy SEAL Disidang Terkait Pembunuhan Warga Sipil Irak

Anton Suhartono
Edward Gallagher (Foto: Facebook)

Dalam pernyataan yang dibacakan pada sidang pendahuluan tahun lalu, beberapa anggota peleton 'Alpha' tak menyukai perilaku buruk Gallagher.

Disebutkan, Gallagher ringan tangan untuk melepaskan tembakan menggunakan senapan penembak runduknya ke warga sipil untuk menakuti. Bahkan terkadang tembakan diarahkan langsung ke warga.

Pada Mei 2017, pasukan Irak menangkap seorang anggota ISIS berusia sekitar 15 tahun yang terluka.

Menurut kesaksian dua anggota SEAL, Gallagher mendekati ramaja itu saat sedang diperiksa dokter. Saat itu pula itu Gallagher langsung menikamnya beberapa kali di leher dan dada.

Setelah itu, Gallagher diduga menginstruksikan anggota pleton untuk berfoto di sekitar jasad seolah-olah korban merupakan piala.

Kasus Gallagher menimbulkan kontroversi di AS, sebagian menganggap dia sebagai pahlawan perang. Bahkan dia dibela sekitar 40 anggota Kongres dari Partai Republik.

Pada bulan lalu, Presiden Donald Trump menyatakan keprihatinannya atas penuntutan tentara AS yang dituduh melakukan kejahatan perang. Trump mempertimbangkan memberi grasi kepara para tentara AS, termasuk Gallagher, jika divonis bersalah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 hari lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

21 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

2 bulan lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

3 bulan lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal