Anies Sebut DKI Lacak Kasus Corona sejak Januari, Kasus Infeksi Diperkirakan 30.000

Anton Suhartono
Anies Baswedan (Foto: AFP)

"Jumlahnya terus meningkat pada Januari, pada Februari, dan kemudian segera kami menetapkan keputusan pemerintah agar semua orang di kantor kami, pemerintah provinsi, semua diberi tugas untuk menangani Covis ini," kata Anies.

Meski demikian, lanjut Anies, kemampuan pemerintah provinsi terbatas. Hal ini terkait dengan tes yang harus melalui izin pemerintah pusat.

“Pada waktu itu kami tidak diizinkan melakukan tes. Jadi, setiap kali ada kasus, kami mengirimkan sampel ke lab nasional. Dan kemudian lab nasional akan menginformasi, positif atau negatif. Pada akhir Februari, kami bertanya-tanya mengapa semuanya negatif?” ujarnya.

Soal kondisi saat ini, Anies belum yakin apakah kurva sudah mulai rata. Menurut dia, butuh waktu hingga beberapa pekan lagi untuk memastikan apakah kondisi sudah membaik atau sebaliknya.

"Saya belum yakin apakah kita akan merata. Kita harus menunggu beberapa minggu ke depan untuk menyimpulkan apakah trennya sedang atau kita masih bergerak naik," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

2 hari lalu

Jakarta Hampir 3 Minggu Tanpa Hujan, Pramono bakal Modifikasi Cuaca

3 hari lalu

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Ditangkap di Jakarta, Kini Diperiksa di Gedung KPK

3 hari lalu

BMKG Bakal Modifikasi Cuaca Jakarta saat Kemarau, Bikin Suhu Udara Lebih Adem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal