Anies Sebut DKI Lacak Kasus Corona sejak Januari, Kasus Infeksi Diperkirakan 30.000

Anton Suhartono
Anies Baswedan (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memulai pelacakan potensi kasus virus corona sejak Januari 2020, sebulan sebelum Indonesia mengonfirmasi kasus pertama Covid-19 yakni pada 2 Maret.

Hal itu diungkapkan Gubernur Anies Baswedan dalam wawancara dengan surat kabar Australia Sydney Morning Herald (SMH).

Anies mengungkapkan, pada 6 Januari atau setelah mendengar kasus virus corona baru di Wuhan, China, pemerintahannya langsung bergerak.

“Kami mulai mengadakan pertemuan dengan semua rumah sakit di Jakarta, memberi tahu mereka tentang, pada waktu itu kami menyebut 'pneumonia Wuhan', belum ada (istilah) Covid,” kata Anies, kepada SMH.

Dia melanjutkan, sambungan telepon hotline pun dibuat di 190 rumah sakit Jakarta untuk mengetahui kasus yang dicurigai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pengangguran di Jakarta Turun Jadi 6,03%, 5,2 Juta Orang Kini Punya Pekerjaan

4 hari lalu

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Kena OTT

8 hari lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

11 hari lalu

Indonesia-Australia Tanda Tangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal