Anwar Ibrahim Dicecar Parlemen Malaysia soal Perjanjian Perbatasan dengan Indonesia

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim menjelaskan kepada parlemen soal penyelesaian sengketa wilayah dengan Indonesia yang disepakati pekan lalu bersama Presiden Jokowi (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri MalaysiaAnwar Ibrahim menjelaskan kepada parlemen tentang penyelesaian sengketa wilayah dengan Indonesia. Anwar dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), saat bertemu pekan lalu, menyepakati penyelesaian wilayah maritim yang menggantung sejak 18 tahun, yakni di Laut Sulawesi.

Menurut Anwar, perjanjian maritim yang ditandatangani antara Indonesia dan Malaysia tidak termasuk wilayah yang masih dalam negosiasi, seperti Pulau Sebatik di Kalimantan Utara.

“Perjanjian itu tidak termasuk wilayah yang sedang dirundingkan seperti Pulau Sebatik karena kita akan memanggil perwakilan dari Sabah untuk membicarakannya. Juga tidak melibatkan perbatasan di sepanjang Pelabuhan Tanjung Pelepas," kata Anwar, kepada parlemen Dewan Rakyat, Selasa (13/6/2023), dikutip dari The Star.

Dia menambahkan, negosiasi penyelesaian perbatasan Laut Sulawesi juga akan terus berlanjut.

Presiden Jokowi, lanjut Anwar, mengatakan berdasarkan pandangan ahli, perbatasan itu masuk wilayah Indonesia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

4 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

6 hari lalu

Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Gelar Parade Militer

12 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal