Anwar Ibrahim Tantang Oposisi Gulingkan Dirinya sebagai PM Malaysia

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim menantang kelompok oposisi untuk menggulingkannya dari jabatan melalui mosi tidak percaya (Foto: AP)

Dia menyebut ada pihak yang ingin adanya pergantian pemerintah sebelum pemilu. Ini bertentangan dengan prinsip-prinsip konstitusi dan hukum.

"Mengkritik saya boleh saja. Mengatakan perdana menteri tidak bisa memerintah dan harus diganti bukan masalah. Anda bahkan bisa mengusulkan seseorang yang lebih baik untuk mengambil alih, saya tidak keberatan dengan itu. Tapi jika tindakan seperti itu berujung pada kekacauan, tidak ada negara yang akan aman. Semua yang telah kita capai akan hilang jika stabilitas politik dan nasional tidak terjamin," tuturnya.

Menurut Anwar, ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menyebarkan narasi bahwa Malaysia tidak aman dan rakyat hidup dalam keputusasaan.

"Itulah mantra yang disebarkan, termasuk baru-baru ini di sebuah stadion di Kedah," ujarnya.

Sebelumnya, koalisi dari oposisi Perikatan Nasional merencanakan demonstrasi besar-besaran 'Turun Anwar' pada 26 Juli. Mereka menuntut pengunduran diri Anwar. Penyelenggara mengklaim demonsrasi akan diikuti sekitar 300.000 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Bareskrim Bongkar Penyelundupan 28 Ton Pasir Timah ke Malaysia, 2 Orang Jadi Tersangka

22 jam lalu

Partainya Kalah di 3 Pemilu, PM Malaysia Anwar Ibrahim Mulai Waswas

1 hari lalu

RI Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia, Mentan Pastikan Tak Ganggu Kebutuhan Dalam Negeri

2 hari lalu

Indonesia Ekspor 200.000 Ton Beras Premium ke Malaysia, Harga Rp17.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal