Apakah Telegram Masih Aman Digunakan Pascapenangkapan Pavel Durov? Ini Kata Pakar

Ahmad Islamy Jamil
Pavel Durov (kiri) dan aplikasi perpesanan Telegram (kanan). (Foto: AP/Ist.)

“Selain itu, penting untuk secara teratur memeriksa sesi terkini di aplikasi messenger dan menghapus sesi yang tidak digunakan,” ucapnya.

Durov ditangkap di Bandara Paris-Le Bourget, Prancis, pada Sabtu (24/8/2024) lalu. Menurut pernyataan dari Kantor Kejaksaan Paris, dia dituduh terlibat dalam sejumlah pelanggaran, termasuk tidak memberikan informasi yang diminta kepada pihak berwenang, dan; mengelola aplikasi perpesanan yang diduga digunakan untuk mendistribusikan pornografi anak dan memperdagangkan narkoba.

Menurut laporan media Prancis, Durov, yang juga memiliki kewarganegaraan Prancis, masuk dalam daftar orang yang dicari (DPO) di negara itu. Pengusaha berumur 39 tahun itu pun terancam menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara oleh Prancis.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

2 bulan lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

2 bulan lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

3 bulan lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal