Aparat Keamanan Myanmar Brutal, Sedikitnya 18 Demonstran Tewas Ditembak

Anton Suhartono
Sedikitnya 18 demonstran tewas dalam demonstrasi menentang kudeta Myanmar pada Minggu (28/2) (Foto: Reuters)

"Sekjen mendesak masyarakat internasional untuk bertemu dan memberikan sinyal yang jelas kepada militer bahwa mereka harus menghormati keinginan rakyat Myanmar seperti diungkapkan melalui pemilu serta menghentikan penindasan," kata Juru Bicara Guterres, Stephane Dujarric.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga mengecam apa yang disebutnya sebagai kekerasan yang menjijikkan oleh pasukan keamanan Myanmar.

"Kami berdiri bersama orang-orang pemberani di Burma dan mendorong semua negara untuk berbicara dengan satu suara untuk mendukung keinginan mereka (rakyat Myanmar)," kata Blinken di Twitter, seraya menambahkan AS akan terus meminta pertanggungjawaban mereka yang terlibat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Demo Kecam Netanyahu di Sidang Umum PBB, Aktris Hollywood hingga Politisi Ditangkap Polisi

2 hari lalu

Bertemu Massa Pedemo, Pimpinan DPR Tampung Kritik soal UU Reforma Agraria

3 hari lalu

Ada Demo Hari Ini, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas hingga DPR

11 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

11 hari lalu

David Pajung Sebut Polisi Harus Buktikan Ucapan Budi Arie soal Pemilu Dipercepat Picu Demo Ricuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal