"Negara saya punya banyak potensi dan objek wisata yang akan menjadi tempat menarik untuk dinikmati semua orang," katanya lagi.
Penyediaan visa turis dilakukan untuk memberikan peluang bagi masyarakat menyaksikan acara yang akan diadakan di seluruh Arab Saudi. Keputusan ini sejalan dengan target pada Visi 2030 yakni menggandakan penerbitan visa Saudi.
Awwad mengakui keputusan ini tidak mudah, karena selain harus menyiapkan sistem administrasi yang andal, Saudi harus melakukan perubahan budaya revolusioner. "Kami masih membutuhkan waktu untuk benar-benar baik dan memuaskan tamu asing yang datang ke Arab Saudi," katanya.
Dia mengatakan, saat ini Saudi sangat ingin melayani tamu Muslim dan non-Muslim juga. Komitmen ini juga dipantau secara langsung oleh Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman.
"Yang Mulia selalu mengingatkan kami untuk menjadi negara yang fokus pada peningkatan layanan kepada tamu asing," kata peraih gelar doktor hukum pasar keuangan dari University of Warwick Law School Inggris itu.