Awwad mengakui, Saudi selalu fokus pada keamanan jamaah haji dan umroh. Hal itu sangat penting dan vital bagi kepemimpinan Saudi.
"Jumlah jamaah selalu meningkat dan berasal dari 187 negara. Kami terus memperluas ruang bagi para peziarah di Tanah Suci dan menyediakan petugas yang menguasai semua bahasa para peziarah," kata menteri dengan tiga anak dan tinggal di Riyadh itu.
Melayani jamaah haji dan umroh merupakan suatu kehormatan bagi semua warga Saudi. Dia mengatakan, dipilihnya Indonesia sebagai tamu utama di Festival Janadria merupakan bukti Arab Saudi menganggap Indonesia sebagai mitra strategis.
Dia menjelaskan di bawah visi 2030 ada ruang lingkup besar bagi Indonesia dan Saudi untuk bekerja sama dalam bidang investasi.