Arab Saudi Tangkap 3 Pangeran Senior Kerajaan Atas Tuduhan Berkhianat

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kiri) berbicara dengan EKS Menteri Dalam Negeri Pangeran Abdelaziz bin Saud bin Nayef dalam pertemuan kabinet di istana Al-Safa, Makkah. (FOTO: Bandar AL-JALOUD / Saudi Royal Palace / AFP)

Pangeran Ahmed, berusia 70-an, kembali ke kerajaan dari markasnya di London setelah skandal Khashoggi. Hal itu dianggap oleh beberapa pihak sebagai upaya menopang dukungan bagi monarki.

Pada Juni 2017, Pangeran Mohammed menyingkirkan Pangeran Nayef, mantan pangeran mahkota sekaligus menteri dalam negeri, dari kesempatan menjadi pewaris takhta paling kuat di dunia Arab.

Pada saat itu, saluran televisi Saudi menunjukkan MBS mencium tangan pangeran yang lebih tua itu dan berlutut di hadapannya untuk menunjukkan rasa hormat.

Laporan media Barat kemudian menyebut pangeran yang digulingkan itu ditempatkan di bawah tahanan rumah, klaim yang dibantah keras oleh otoritas Saudi.

Penahanan itu terjadi pada saat yang sensitif ketika Arab Saudi melarang umrah bagi jamaah Muslim di tengah merebaknya virus korona.

Saudi menunda umrah sepanjang tahun akibat kekhawatiran virus menyebar ke Mekah dan Madinah.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Brent Sentuh Level Tertinggi dalam 6 Bulan

4 hari lalu

Houthi Serang Bandara King Fahd Arab Saudi, 1 Orang Tewas 8 Luka

4 hari lalu

Alasan Inggris Bantu Saudi Hadapi Houthi, Kirim Jet Tempur Typhoon dan Pesawat Tanker

4 hari lalu

Banjir Bandang di Makkah Makan Korban Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal