Argentina, Brasil, Cile, dan Meksiko Kecam Langkah Israel Perluas Permukiman Yahudi di Tepi Barat

Ahmad Islamy Jamil
Israel terus memperluas pembangunan permukiman di Tepi Barat. (Foto: iNews.id/Dok.)

Konflik Israel dan Palestina dimulai sejak berdirinya Israel pada 1948. Palestina terus berjuang untuk memperoleh pengakuan diplomatik atas negara merdeka mereka di wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, yang sebagian diduduki oleh Israel, serta Jalur Gaza. 

Pemerintah Israel telah menolak untuk mengakui Palestina sebagai entitas politik dan diplomatik yang independen. Tel Aviv pun telah membangun banyak permukiman di wilayah pendudukan di Tepi Barat, meskipun ada keberatan dari PBB.

Pada akhir Desember 2022, Majelis Umum PBB mengesahkan resolusi tentang praktik Israel yang memengaruhi hak asasi manusia rakyat Palestina di Wilayah Pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem Timur. Di bawah resolusi tersebut, Majelis Umum PBB meminta Mahkamah Internasional untuk memberikan pendapat tentang konsekuensi hukum dari pelanggaran Israel terhadap hak-hak Palestina, khususnya aneksasi dan pendudukan wilayah mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

14 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

1 hari lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

1 hari lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal