Armenia dan Azerbaijan Sepakat Gencatan Senjata, Situasi Perbatasan Tenang

Umaya Khusniah
Tentara etnis Armenia melihat melalui teropong di dekat Desa Taghavard di wilayah Nagorno-Karabakh, 11 Januari 2021. (Foto: Reuters)

"Kami terus terlibat dan mendorong pekerjaan yang diperlukan untuk mencapai perdamaian abadi lagi, tidak ada solusi militer untuk ini," katanya.

Armenia dan Azerbaijan saling menyalahkan atas penembakan dua hari itu. Otoritas Armenia menuduh Baku melakukan agresi yang tidak beralasan. Sebaliknya, pejabat Azerbaijan mengatakan negara mereka menanggapi serangan Armenia.

Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan pada Rabu mengatakan, 105 tentara negaranya telah tewas sejak pertempuran meletus pada Selasa pagi. Sementara Kementerian Pertahanan Azerbaijan pada Kamis mengatakan mereka telah kehilangan 71 orang.

Negara-negara bekas Soviet  itu telah terjebak konflik puluhan tahun atas Nagorno-Karabakh. Wilayah ini merupakan bagian dari Azerbaijan tetapi telah berada di bawah kendali pasukan etnis Armenia sejak perang separatis di sana berakhir pada 1994.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

2 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

3 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

3 hari lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal