Armenia Tolak Pembicaraan Damai dengan Azerbaijan Saat Ini meski Dimediasi Rusia

Anton Suhartono
Pasukan pertahanan Karabakh menembakkan artileri ke posisi pasukan Azerbaijan (Foto: AFP)

Menurut dia, situasi dan kondisi belum tepat untuk bernegosiasi.

Dia mengatakan, saat ini Armenia tidak meminta pihak lain, termasuk aliansi militer yang dipimpin Rusia, Organisasi Perjanjian Keamanan Bersama, untuk ikut campur menyelesaikan konfliknya dengan Azerbaijan. Armenia juga menjadi anggota dalam aliansi tersebut.

Sejauh ini 98 orang tewas dalam pertempuran terbaru, yakni 81 dari separatis Armenia serta 17 warga sipil dari kedua pihak.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan menyatakan, pertempuran sengit terus berlanjut pada Rabu, seraya mengklaim pasukannya telah menewaskan 2.300 tentara separatis sejak pertempuran meletus pada Minggu.

Azerbaijan juga mengklaim telah menghancurkan 130 tank, 200 unit artileri, 25 unit senjata anti-pesawat, lima gudang amunisi, 50 unit senjata anti-tank, 55 kendaraan militer, serta rudal jarak jauh darat ke udara S-300 buatan Rusia.

Disebutkan pula kelompok separatis Armenia menyerang Kota Terter yang menargetkan warga sipil.

Sementara itu Kementerian Pertahanan Karabakh menyatakan, pasukan Azerbaijan menembakkan artileri ke posisi separatis di sepanjang garis depan 180 kilometer pada Rabu pagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

10 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

10 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

11 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal