AS Akhirnya Restui Pengiriman Jet Tempur F-16 ke Ukraina, Perang Bakal Makin Sengit?

Ahmad Islamy Jamil
Pesawat jet tempur F-16 Fighting Falcon buatan Amerika Serikat. (Foto: Reuters/Josh Smith)

Dia mengatakan, persetujuan AS atas pengiriman F-16 oleh negara pihak ketiga akan memberikan Ukraina keuntungan penuh untuk melawan agresi militer Rusia.

Presiden AS Joe Biden pun telah mendukung program pelatihan F-16 untuk pilot-pilot Ukraina pada Mei lalu. Akan tetapi, sampai sejauh ini belum ada waktu untuk penyediaan pesawat tempur buatan Lockheed Martin itu oleh AS sendiri.

Rusia sebelumnya mengkritik rencana Barat untuk memasok jet tempur F-16 ke Ukraina. Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan, Moskow bakal mempertimbangkan langkah semacam itu sebagai ancaman berbahaya dari Barat, karena pesawat militer tersebut memiliki kemampuan nuklir. 

“Kami telah menginformasikan para pemilik kekuatan nuklir, yaitu Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, bahwa Rusia tidak dapat mengabaikan kemampuan pesawat (F-16) ini untuk membawa senjata nuklir,” ujar Lavrov, bulan lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
19 jam lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

20 jam lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

23 jam lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

23 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal