AS Bakal Jual Drone Predator ke Ukraina untuk Lawan Rusia, Lebih Mematikan daripada Bayraktar

Anton Suhartono
AS akan menjual drone Predator atau MQ-1C Gray Eagle kepada Ukraina untuk melawan pasukan Rusia (Foto: Topwar)

Sementara itu pejabat lainnya mengatakan, pemerintah akan menggunakan sebagian anggaran 40 miliar dolar AS yang telah disahkan untuk penjualan dan pelatihan pengoperasian drone kepada tentara Ukraina.

“Secara umum MQ-1C adalah pesawat yang jauh lebih besar dengan berat lepas landas maksimum sekitar 3 kali lipat dari Bayraktar-TB2, dengan keunggulan sepadan yakni dalam kapasitas muatan, jangkauan, dan daya tahan,” kata Dan Gettinger, pakar drone dari Vertical Flight Society.

MQ-1C, lanjut dia, juga bisa membawa berbagai jenis senjata ketimbang Bayraktar-TB2. Drone tempur buatan Turki itu hanya bisa membawa 22 rudal MAM-L seberat 22 kg, sekitar setengah daripada berat Hellfire.

Namun Ukraina tak serta merta bisa langsung menggunakan drone MQ-1C begitu membelinya. Butuh waktu berbulan-bulan untuk pelatihan sistem pesawat tanpa awak kepada tentara Ukraina yang dilakukan General Atomics. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak Buntut Rencana Iran Perketat Selat Hormuz

1 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

1 hari lalu

Trump Akhirnya Akui Persediaan Amunisi AS Menipis gegara Lawan Iran: Perang Segera Berakhir!

1 hari lalu

Presiden Iran Akui Mojtaba Sempat Tak Setuju Gencatan Senjata dengan AS 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal