AS Beri Bantuan Tambahan Rp2,8 Triliun ke Ukraina untuk Pertahanan

Nathania Riris Michico
Tentara Ukraina menembakkan howitzer (senjata artileri yang digunakan untuk serangan darat) di dekat garis depan di wilayah Donetsk timur. (Foto: EPA)

Pengumuman terbaru oleh Pentagon itu dirilis beberapa hari setelah pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Vladimir Putin berlangsung di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018).

Pertemuan itu memicu kritik dari anggota parlemen senior AS bahwa Trump terlalu lunak dengan pemimpin Rusia tersebut. Pada pertemuan itu, kedua presiden membahas sejumlah masalah, termasuk krisis Ukraina.

Laporan media menyatakan, Putin mengusulkan menggelar referendum di Donbas untuk menyelesaikan konflik. Namun Rusia belum mau berkomentar secara terbuka mengenai hal ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

5 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

5 hari lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

6 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal