AS Berlakukan Perang Ekonomi, Iran: Deklarasi Kekalahan!

Anton Suhartono
Amerika Serikat memberlakukan sanksi ekonomi besar-besaran terhadap Iran (Foto: AI)

TEHERAN, iNews..id - Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi ekonomi besar-besaran terhadap Iran, dalam istilah Presiden Donald Trumpoperasi ekonomi, terhadap Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent akan menjelaskan secara rinci daftar sanksi baru terhadap Iran,  Senin (24/8/2026) waktu AS. 

Sanksi tersebut mengisolasi Iran sepenuhnya dari perdagangan dan keuangan global. Trump bahkan menyebut perang ekonomi terhadap Iran belum pernah dialami oleh negara mana pun sebelumnya.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Kazem Gharibabadi menepis pernyataan para pejabat AS mengenai kehancuran yang akan diderita negaranya akibat perang ekonomi ini.

Gharibabadi menegaskan, operasi ekonomi AS terhadap Iran akan gagal sebagaimana operasi militer sebelumnya. Tujuan perang AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu, termasuk melucuti program nuklir Iran, gagal dicapai.

"Narasi Anda tidak masuk akal, Anda mengatakan kekuatan militer Iran telah 'dilumpuhkan', 100 persen pabrik militernya 'dihancurkan', dan program nuklirnya 'dikubur'," ujar Gharibabadi, dalam posting-an di media sosial X, dikutip Selasa (25/8/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

2 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

2 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal