AS Bikin Kapal Perang Tak Berawak untuk Hadapi China

Anton Suhartono
Mark Esper (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) terus berupaya mengalahkan kekuatan Angkatan Laut (AL) China dengan menambah armada maritim, termasuk penggunaan teknologi canggih.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengumumkan rencana ambisius memperluas kemampuan AL dengan berbagai kapal tak berawak, kapal selam, serta pesawat.

Hasil tinjauan menyeluruh atas kekuatan AL AS, kata Esper, menetapkan perluasan armada AL AS menjadi lebih dari 355 kapal, dari 293 aramada saat ini. Rencana tersebut bertujuan mempertahankan keunggulan atas AL China yang dipandang sebagai ancaman utama bagi AS.

"Armada masa depan akan lebih seimbang dalam kemampuan memberikan efek mematikan dari udara, laut, dan bawah laut," kata Esper, dikutip dari AFP, Kamis (17/9/2020).

Dia memaparkan, armada AL akan lebih banyak namun ukurannya lebih kecil.

"Lebih banyak kapal selam, kapal permukaan dan di bawah permukaan berawak opsional, kapal tak berawak dan otonom, serta berbagai macam pesawat berbasis kapal induk tak berawak," ujarnya.

Armada kapal ini akan meningkatkan kemampuan dalam bertahan dari konflik berintensitas tinggi serta melakukan serangan presisi pada jarak sangat jauh.

Esper mencontohkan kapal fregat baru berpeluru kendali dengan kemampuan serang mematikan serta mampu bertahan.

Dia juga mengatakan sedang menguji coba kapal nirawak trimaran sepanjang 40 meter di Sea Hunter. Kapal itu berkemampuan mendeteksi pergerakan kapal selam musuh selama 2 bulan nonstop.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

Internasional
2 hari lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Internasional
2 hari lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Internasional
2 hari lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Internasional
2 hari lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal