AS Coba Atur-Atur dan Ancam India: Boleh Beli Minyak Rusia, tapi Jangan Banyak-Banyak!

Ahmad Islamy Jamil
Kilang minyak milik perusahaan energi Rusia, Gazprom. (Foto: Reuters)

Pejabat itu tidak menjelaskan secara perinci “risiko besar” apa yang bakal dihadapi India jika peringatan AS itu diabaikan. Dia juga tidak menjelaskan lebih lanjut maksud dari “kenaikan signifikan” pembelian minyak Rusia oleh India.

“Kami, selama beberapa hari dan minggu ke depan, akan meningkatkan penegakan sanksi. Kami memberi tahu semua orang, di mana pun di seluruh dunia untuk memastikan kalian mematuhi sanksi ... ini adalah pesan untuk semua orang,” kata pejabat itu lagi.

India telah mengambil keuntungan dari kesepakatan pembelian minyak Rusia dalam beberapa pekan terakhir. New Delhi mengimpor lebih dari 13 juta barel minyak mentah Rusia selama sebulan terakhir.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Washington DC akan melibatkan India dan negara-negara lain untuk menegakkan sanksi secara kolektif yang kuat untuk menekan Moskow di tengah operasi militer Rusia di Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
12 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

19 jam lalu

Digempur Houthi, Saudi Tetap Pompa 5,8 Juta Barel Minyak per Hari melalui Pipa Timur-Barat

22 jam lalu

Festival Hindu di India Ricuh, 19 Orang Tewas Berdesakan dan Terinjak-injak

1 hari lalu

Trump: Saya Dukung Penuh Netanyahu Jadi PM Israel Mendatang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal