AS dan Inggris Gempur Yaman Lagi, Incar Sistem Radar Houthi

Anton Suhartono
Amerika Serikat dan Inggris kembali melancarkan serangan terhadap posisi-posisi kelompok Houthi di Yaman (Foto: Reuters)

Juru Bicara Gedung Putih John Kirby mengatakan, serangan tersebut bertujuan untuk melemahkan kemampuan Houthi dalam menyimpan, meluncurkan, dan mengarahkan rudal atau drone, yang mengancam transportasi pengiriman di Laut Merah.

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan, serangan AS-Inggris mengurangi kemampuan Houthi untuk melancarkan serangan terbaru. Militer AS menyebut ada 60 sasaran di 28 lokasi yang diserang.

Para saksi mendengar ledakan di pangkapan militer dekat bandara Ibu Kota Sanaa pada Jumat. Serangan juga berlangsung di Kota Taiz, pangkalan angkatan laut di pelabuhan Laut Merah Hodeidah, dan lokasi militer di wilayah pesisir Provinsi Hajjah.

Serangan AS dan Inggris meningkatkan kekhawatiran meluasnya konflik di Timur Tengah, dari Jalur Gaza ke wilayah lain.

Jet-jet tempur, kapal perang permukaan, hingga selam AS serta Inggris melancarkan serangan ke wilayah Yaman yang dikendalikan kelompok Houthi sejak Kamis. 

Kelompok Houthi yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman selama hampir 10 tahun, menyatakan lima anggotanya tewas dalam serangkaian serangan tersebut.  Meski terus menerus digempur, Houthi bersumpah akan terus menyerang kapal-kapal dagang yang terkait dengan Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
9 jam lalu

Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat

Internasional
12 jam lalu

Trump Tunda Lagi Serang Fasilitas Energi Iran: Mereka Minta 7, Saya Kasih 10 Hari

Internasional
13 jam lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Internasional
17 jam lalu

AS Akan Terus Gempur Iran meski Perundingan Damai Berlangsung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal