Yaman Digempur, Houthi: Semua Target AS dan Inggris Sah untuk Diserang

Anton Suhartono
Mohammed Ali Al Houthi, anggota Dewan Politik Tertinggi Houthi, memimpin demonstrasi mengecam serangan AS dan Inggris ke Yaman (Foto:Reuters)

SANAA, iNews.id - Kelompok Houthi Yaman menegaskan seluruh kepentingan Amerika Serikat (AS) dan Inggris merupakan target yang sah untuk diserang. AS dan Inggris menggempur Yaman, Kamis (11/1/2024), sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal dagang di Laut Merah.

Serangan kelompok Houthi menargetkan kapal-kapal dagang yang hendak menuju atau meninggalkan pelabuhan Israel. Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas serangan negara Yahudi terhadap Jalur Gaza, Palestina, yang hingga Jumat kemarin telah menewaskan 22.700 orang lebih.

Dewan Politik Tertinggi Houthi, dalam pernyataan Jumat, menegaskan serangan dari udara dan laut yang dilakukan AS dan Inggris terhadap Yaman merupakan agresi langsung dan terang-terangan.

"Agresi berbahaya dan terang-terangan yang dilakukan Amerika-Inggris adalah ilegal dan tidak dapat dibenarkan," bunyi pernyataan, seperti dilaporkan Anadolu.

Kelompok Houthi bersumpah, semua kepentingan AS-Inggris akan menjadi target serangan angkatan bersenjata Yaman sebagai pembalasan atas agresi tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
20 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
21 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
22 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal