AS dan Iran Dilaporkan Setujui MoU Perdamaian Sementara, Tinggal Diteken Trump

Anton Suhartono
Juru runding AS dan Iran dilaporkan telah mencapai kesepakatan mengenai perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari serta isu-isu lain (Foto: AI)

WASHINGTON, iNews.id - Juru runding Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan telah mencapai kesepakatan mengenai perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari. Bukan hanya itu, kedua pihak juga menyetujui kerangka kerja untuk membahas program nuklir Iran.

Portal berita Axios, mengutip sumber pejabat AS, melaporkan Presiden Donald Trump belum memberikan persetujuan akhir atas nota kesepahaman (MoU) tersebut meski juru runding kedua negara sudah menyepakati sebagian besar persyaratan. Sebagian kecil kesepakatan yang masih menggantung adalah tuntutan AS terhadap program nuklir Iran yang memerlukan negosiasi lebih lanjut.

Menurut pejabat AS tersebut, juru runding Iran telah memberi tahu negara mediator, Pakistan dan Qatar, bahwa mereka telah memperoleh persetujuan dari pemerintah di Teheran dan siap untuk menandatangani perjanjian tersebut.

Meski demikian hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Teheran.

Di lain pihak, juru runding AS juga telah memberi pengarahan kepada Trump tentang MoU tersebut. Namun Trump dilaporkan meminta waktu tambahan sebelum membuat keputusan.

“Presiden menyampaikan kepada mediator bahwa dia butuh beberapa hari untuk mempertimbangkannya,” kata pejabat AS tersebut, dikutip Jumat (29/5/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

Buletin
17 jam lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Buletin
18 jam lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Internasional
2 hari lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal