AS dan Iran Saling Tuding soal Dalang Demonstrasi Antipemerintah

Anton Suhartono
Dubes Iran di PBB Gholamali Khoshroo berbicara di sidang DK di New York Jumat 5 Januari 2018 (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id – Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat, Jumat 5 Januari 2018, membahas memanasnya kondisi di Iran setelah terjadi gelombang demonstrasi antipemerintah.

Pertemuan ini digelar atas permintaan Amerika Serikat (AS) yang menilai kondisi di Iran harus menjadi perhatian internasional.

Dubes AS untuk PBB Nikki Haley menegaskan, Iran saat ini dalam perhatian AS. "Rezim pemerintahan Iran yang menghina hak-hak rakyatnya telah terdokumentasikan sejak lama," kata Haley, dikutip dari Reuters.

Menurut dia, rakyat Iran sedang berupaya mendapatkan kebebasan, memperjuangkan kesejahteraan untuk keluarga, serta mengangkat martabat negaranya. Namun upaya itu tidak direspons oleh pemerintah. Dia juga mengkritik pernyataan pejabat Pemerintah Iran bahwa para demonstran hanya menjadi boneka kepentingan AS.

"Kami tidak akan tinggal diam," ujarnya.

Sementara itu Dubes Iran untuk PBB Gholamali Khoshroo mengatakan, pihaknya memiliki bukti kuat bahwa aksi demonstrasi di negaranya diarahkan dari luar negeri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Korban Tewas Demonstrasi di Iran Jadi 648 Orang termasuk Anak di Bawah Umur

Internasional
8 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
9 jam lalu

Nah, Mantan Presiden Rusia Klaim Warga Greenland Ingin Bergabung dengan Negaranya

Nasional
9 jam lalu

Pantau Situasi di Iran, Kemlu Pastikan Evakuasi WNI Belum Diperlukan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal